Siapa yang tidak kenal dengan Garam? Garam dapur yang sering kita konsumsi adalah garam yang bersumber dari Natrium Klorida yang terbentuk dari Air Laut. Garam merupakan salah satu jenis bumbu masakan yang paling sering kita temui di dalam dapur. Garam merupakan salah satu jenis bumbu masakan yang memiliki rasa yang asin, dan membuat masakan kita menjadi gurih dan lezat. Garam juga sangat diperlukan untuk tubuh kita namun jika dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan penyakit.
Memang di lapangan tidak semua petani memakai garam (NaCl). Namun faktanya penggunaan garam (NaCl) dilakukan secara diam-diam dan sudah menjadi kebiasaan. Dari fakta itu lah tidak sedikit petani yang beranggapan bahwa cara kerja garam (NaCl) yang diberikan mampu mempengaruhi kebutuhan akan unsur hara tanaman baik makro maupun mikro.
Pemberian garam dapur sebagai pupuk untuk spesies tanaman C4 telah terbukti meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman . Garam dapur sebagai sumber Na pada tanaman diketahui juga bisa mempengaruhi kinerja Enzim pada tanaman.
Dan meningkatkan kinerja Fotosintesis sehingga mampu mempengaruhi lebar daun. Namun seperti juga tubuh kita pemberian garam yang berlebihan juga dapat membuat tanaman sukar dalam menyerap air atau membuat cekaman air pada tanaman.
Bersumber dari Jurnal Ilmiah pemberian 30,5 gram garam (NaCl) per polybag adalah takaran terbaik untuk tanaman Karet, dan 62,5 kg/ha adalah takaran terbaik untuk produksi dan hasil tanaman padi.
Komentar
Posting Komentar